takjil 2

Menebar Kebaikan Mahasiswa ITN Bagikan Takjil Istimewa

Puluhan pekerja terdiri dari tukang becak, tukang parkir, sopir taksi, sopir angkot dan ojek yang biasa mangkal di depan stasiun Kota Baru Malang mendapat pembagian takjil dari Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA) ITN Malang. “Bagi-bagi takjil gratis sudah merupakan program rutin tiap tahun dari bidang pengabdian masyarakat,” tutur Yosua Erik Prasetyo Ketua HMA saat ditemui di gedung UKM Kampus I, Rabu (7/6).

takjil itn malang

Sebanyak 150 bungkus takjil terbagikan merata pada pekerja sedangkan kelebihannya dibagikan ke pengendara yang melintas di depan stasiun. Ada yang menarik dari takjil yang dibagikan mahasiswa arsitek ini. Takjil tersebut berisikan es pisang ijo makanan khas Sulawesi Selatan yang dibuat sendiri oleh anggota HMA. “Sebenarnya menu takjil ini ide dari salah satu anggota HMA yang berasal dari Goa. Selain bahannya mudah diolah makanan ini jarang disuguhkan dalam bagi-bagi takjil gratis,” ungkapnya.

Yosua menuturkan dengan sepenuh hati dan rasa cinta es pisang ijo dibuat sebagai bukti perhatian dan kebaikan yang ingin dibagikan. Karena sesungguhnya manusia tidak bisa hidup sendiri dan perlu berbagi dengan yang lain. Salah satunya di moment ramadhan ini, dimana manusia berusaha berlomba-lomba menebar kebaikan dan cinta kasih.

“Ada 20 anggota HMA yang terlibat dalam aksi ini. Selain berbagi dengan sesama, kegiatan ini juga membentuk rasa kekeluargaan pada anggota. Mulai membuat takjil bareng-bareng, membaginya dan diakhiri dengan buka bersama,” menurutnya tugas mahasiswa tidak hanya kuliah namun juga pengabdian kepada masyarakat. (humas)