Mahasiswa ITN Malang Meninjau Studio Andy Rahman

Kreatifitas studio Andy Rahman yang mempertahankan material lokal menjadi icon, merupakan daya tarik tersendiri bagi Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA) ITN Malang untuk datang secara langsung, mengamati, mempelajari dan menganalisa suatu obyek sebagai pembelajaran.

 

Studio Andy Rahman  yang berlokasi di Sidoharjo, Jawa Timur menjadi singgahan pertama dari HMA. Studionya mengekspos material lokal apa adanya. Misalnya tembok hanya diaci dan menggunakan permainan bata. Ditambah permainan lampu yang mendukung suasana. Di sini mahasiswa berdiskusi mulai cara membuat konsep sampai bagaimana mendesain suatu bangunan.

Mahasiswa ITN Malang Meninjau  Studio Andy Rahman

Mahasiswa ITN Malang Meninjau Studio Andy Rahman

Dari kunjungan ke Andy Rachman Studio, pembelajaran  yang bisa dipetik adalah Arsitektur itu tidak selalu mahal. “Bahkan Bapak Andy Rahman mempunyai pandangan bahwa arsitektur itu harus dilihat. Maka studio yang ia miliki terbuka untuk umum. Saking uniknya studio miliknya oleh masyarakat sekitar digunakan sebagai balai RW,” terang Yosua Erik Prasetyo Ketua HMA saat ditemui di gedung UKM Kampus I ITN Malang, Rabu (7/6).

 

Menurut Yosua, konsep studio yang unik ini menjadi daya tarik bagi mahasiswa ITN untuk mengambil foto. Bertema lomba foto sederhana para mahasiswa ini berpencar mencari obyek foto yang kemudian di unggah di IG masing-masing. Satu orang yang menang mendapat buku arsitek karya anggota IAI (Ikatan Arsitektur Indonesia) Jawa Timur.

Semoga kunjungan singkat yang dipenuhi dengan berbagai pengalaman dan pembelajaran ini akan bermanfaat bagi calon-calon arsitek muda ITN Malang. (humas)