Terinspirasi-Gelombang-Laut-ITN-Malangq

Lomba desain logo yang diselenggarakan oleh IACAC (ITN Award for Creatif Achievemen and Competition) menjadi momen yang berarti bagi para mahasiswa kampus biru untuk mengaktualisasikan gagasan dan kreativitasnya. Para peserta dalam lomba ini berupaya untuk memberikan desain terbaiknya masing-masing.

Hadi Siswondo adalah salah satu peserta yang ikut dalam lomba bergengsi ini. Dalam presentasikan Hadi menceritakan bahwa dalam membuat logo ITN Malang dirinya terinspirasi dengan gelombang air laut. Sehingga model logo yang dibuat mirip seperti huruf yang bergelombang. Logo ini juga menggunakan warna laut atau toska. “Warna toska yang agak kebirun ini, menandakan kedalaman dan kematangan ITN Malang,” terang Hadi. Sementara tag line yang digunakan adalah next generation start here.

Selain Hadi, Afan Firmansyah juga mempresentasikan karya terbaiknya. Dalam karyanya, Afan mencoba mengkombinasi antara huruf latin dengan lingkaran. Hanya saya huruf latin itu divariasi sehingga lekukannya agak melengkung dan kelihatan lentur. Kemudian bentuk palang pada huruf T juga diganti dengan warna merah. “Merah itu lambang keberanian, artinya ITN Malang ini kuat dalam hal apapun,” kata dia.

Rangkaian huruf itu kemudian dimasukkan ke dalam seperuh lingkaran yang berwarna hitam. Menurut Afan, lingkaran ini memiliki garis yang tidak terputus. Artinya ITN Malang akan abadi dalam waktu. “Dengan model ini, logo akan sangat mudah diingat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ir. Ismail Nakhoda, MT, salah satu dewan juri menyatakan bahwa dari setiap peserta yang presentasi karyanya bagus-bagus semua. Hanya saja tidak membuat patokan dasar yang paten. Sehingga memungkinkan jika orang lain membuat logo desain itu meskipun bentuknya sama akan tetapi ukurannya akan berbeda. “Warna toska, itu toska yang nomer berapa. Berapa skala jarak antar huruf, dan jenis font yang digunakan apa. Kalau tidak ada itu berarti tidak ada dasarnya. Padahal logo itu harus paten,” kata ia. (her)