Bertekat-Padukan-Kuliner-dan-Destinasi-Wisata-ITN-Malang-Gelar-Lomba

Menyadari potensi Malang sebagai salah satu kawasan destinasi wisata di Indonesia, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengambil peran. Kali ini kampus biru tersebut bertekat memberi sumbangsih konsep wisata yang berpadu dengan kuliner. Untuk mewujudkan ini telah diselenggarakan lomba yaitu pengembangan destinasi wisata Malang Raya dan peningkatan ekonomi masyarakat Malang Raya.

Dr. Ibnu Sasongko, koordinator kegiatan, sejauh ini antara wisata dan kuliner di Malang terpisah-pisah. Bahkan mencari tempat kuliner yang lengkap dan betul-betul khas Malang susah ditemukan di Kota dingin ini. Padahal, imbuh pria yang juga dosen PWK itu, wisatawan asing maupun lokal luar Malang sering bertanya makanan khas Malang. “Kemarin ada orang Belanda pas diajak makan mau hanya dengan makanan khas Malang. Tetapi kita bingung dimana pusat makanan khas Malang,” kata dia.

Untuk itu, pengemasan kembali dengan menghadirkan makanan khas Malang yang dipadukan dengan wisata akan menjadi sesuatu yang baru. Dan sepertinya sejauh ini belum terpikirkan oleh pemerintah. “Kegiatan ini bagian dari pengabdian masyarakat kita sebagai orang-orang akademik di kampus,” kata pria asli Malang itu.

Sementara itu, Muhammad Reza, ST, MURP, sekretaris kegiatan juga meyakini bahwa ada banyak makanan khas Malang yang belum dikelola dalam konsep kuliner yang menarik. Sehingga yang ditemukan di hanya makanan yang sebetulnya bukan khas Malang misalnya, bakso. “Makanan khas Malang itu kayak cenil dan gatul. Tapi dimana kita dapat makanan itu lagi sekarang. Ini yang harus difasilitasi,” kata pria asal Sulawesi Selatan itu.

Karena itu, dalam acara yang merupakan rangkaian dari IACAC (ITN Award for Creative Achievement and Competition) itu diyakini dapat memberi sumbangan gagasan dan ide untuk pengembangan wisata kuliner Kota Malang yang lebih baik. “Saya sangat yakin hasilnya sangat bermanfaat. Sebelumnya kami sudah pernah membuat site plannya bersama mahasiswa dan itu sangat bagus sekali. Untuk itu nanti hasil terbaik dari lomba ini akan diserahkan pada pemerintah,” tutur Reza sembari menunjukkan site plan yang telah dibuatnya. (her)