kapal-jawara-u-a-r-t-1-itn-malang-dapat-diindustrikan-jika-pemerintah-dan-korporasi-bekehendak

Setelah dinyatakan menjadi juara nasional, kapal tanpa awak tim U.A.R.T 1 (Uber Alles Roboboard Team) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dapat diindustrikan jika pemerintah dan korporasi menginginkannya. Hal ini ditegaskan oleh Dr. Ir. Lalu Mulyadi MT, Rektor ITN Malang dalam jumpa pers di ruang sidang rektorat.

Menurut Lalu selama ini kampus biru selalu siap jika dibutuhkan oleh pemerintah ataupun industri. Apalagi, imbuh alumni Universitas Teknologi Malaysia (UTM), sudah banyak temuan ITN Malang yang bisa dimassalkan. Beberapa inovasi para dosen dan mahasiswa yang dimaksud di antaranya: kecap dari limbah ikan, permen dari kentang, lilin aroma terapi, dst. “Kalau mau diindustrikan kami siap, misalnya pemerintah dan korporasi menginginkan temuan kami, ya monggo,” kata pria asal Lombok tersebut.

Pada kesempatan itu, Lalu juga berjanji bahwa temuan prototipe kapal itu akan segera di hak patenkan agar tidak dijiplak. Apalagi saat ini ITN Malang sedang menggalakkan pengusulan hak paten dan hak cipta bagi para dosen dan mahasiswa. “Agar temuan ini tidak dicaplok orang kita akan usahan untuk segera dipatenkan,” paparnya.

Pria beranak empat itu juga menambahi bahwa ITN Malang memang melakukan kaderisasi yang serius untuk urusan temuan-temuan teknologi. Salah satunya adalah dibentuknya tim U.A.R.T. Untuk menjadi anggota dari tim ini tidak mudah. Mahasiswa akan diseleksi dengan ketat mulai dari sisi kemampuan, integritas, dan karakternya sehingga memang betul sesuai dengan visi U.A.R.T. “Kaderisasi ini dilakukan karena mahasiswa ini kan juga akan lulus. Jadi jika mereka lulus maka ada generasi selanjutnya yang akan melanjutkan,” tuturnya. (her)