kapal-rescue-karya-mahasiswa-itn_20161209_185841

Robot kapal untuk rescue tak berawak karya mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang meraih juara 1 di kategori Full Engine di ajang Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) di Danau Wisma Sier Surabaya, 30 November sampai 2 Desember 2016.

Tim membawa piala dan uang sebesar Rp 6 juta setelah menang kejuaraan yang digelar Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Kejuaraan itu melombakan tiga kategori. Namun ITN hanya ikut satu kategori, yaitu full engine.

“Kami bisa menang karena pengalaman sebelumnya dari tim ITN,” jelas Kadek Budi Adnyana Putra, manajer tim UART 1 (Uberalles Roboboat Team) 1, Jumat (9/12/2016).

Makanya tim ini melakukan banyak riset untuk perbaikan dan pengembangan.

“Risetnya panjang. Kami juga mendapat referensi dan bimbingan dosen dan alumni sehingga bisa ungul di drag dan manufer,” paparnya.

Timnya juga menghitung aerodinamis-nya sehingga jika kapal minim, maka bisa memaksimalkan gerakannya.

Prototipe kapal rescue tak berawak ini menggunakan water jet. Padahal tim lain masih menggunakan propeler atau baling-baling. Karena memakai water jet, kapal bisa bermanufer, termasuk dalam 360 derajat.

“Kalau ada kendala cepat di atasi,” tutur Kadek.

Sumber: http://suryamalang.tribunnews.com